Ritual Tubuh, Teror Kota, dan Horor Domestik
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman Sabtu, 15 Maret 2025 Bioskop Taman berkolaborasi dengan Cinema Darurat memutarkan tiga film pendek dengan tema horor. Tiga film pendek diputar,
Pada kamis, 5 juli 2018, hari ketiga saya di Jakarta, saya di beri undangan untuk menghadiri pembukaan pameran sketsa di Galeri Cipta 3 Taman Ismail Maszuki pukul 19.00. Setelah sambutan dan galeri mulai dibuka, saya bergegas ke meja tamu untuk mendapatkan katalog, setelah itu barulah saya menyerbu masuk galeri untuk tau seperti apa karya-karya yang dipajang di sana.











Seperti judul pamerannya “Cerita Kecil Tentang Jakarta” karya yang hadir merupakan bagian-bagian kecil suasana kota Jakarta. Pameran ini diadakan oleh Deskomsketchers, yaitu kelompok yang aktif berkegiatan tidak hanya di kampus IKJ, tapi juga luar kampus, sehingga menjadikan kelompok ini berada antara pendidikan formal dan komunitas. Para seniman yang terlibat dalam pameran ini bukan hanya dari kalangan mahasiswa, tapi juga dari kalangan dosen, komikus, ilustrator, pegawai pemerintahan, bahkan siswa SMA juga turut andil dalam pameran ini. Objek karya dalam pameran inipun beragam, mulai dari gedung-gedung tinggi khas ibukota, pemukiman padat penduduk, pasar, terminal, stasiun, pelabuhan, tempat ibadah, bahkan suasana dalam kereta juga ada dalam pameran tersebut. Pengemasan pameran sketsa inipun tidak jauh beda dengan pameran-pameran lainnya, tidak hanya memamerkan karya dalam bingkai, namun juga memamerkan buku-buku sketsa, atau media lain pasa seniman seperti baju, topi, atau tas.
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman Sabtu, 15 Maret 2025 Bioskop Taman berkolaborasi dengan Cinema Darurat memutarkan tiga film pendek dengan tema horor. Tiga film pendek diputar,
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman 08 maret 2025 Pada 8 Maret, Bioskop Taman menghadirkan dua film karya Agung Jakarsih, The Fish That Lives in Water (2024) dan Beungkeleukeun
Catatan Pemutaran Film Paper & Glue – Bioskop Taman Film dokumenter Paper & Glue karya seniman Prancis JR membuka dengan sebuah aksi seni yang epik—membentangkan po
Dinamika Pedagang Pasar Atas Bukittinggi hingga Lesunya Aktivitas Pasar Sejak Pembangunan Baru Jantung Kota. Di hari pertama menginjakan kaki di kampung halaman, beberapa teman yan
DI era 1990-an, kita belum mengenal permainan modern seperti Playstation, online game, internet, dan komputer. Anak-anak juga belum mengenal ponsel, apalagi smartphone. Televisi pu
Andaikan seseorang meminta saya membangun jembatan atau membuat tiang jemuran, bisa dipastikan tak butuh waktu lama bagi saya untuk menolaknya sebab saya tidak tertarik sama sekali
Manas ciek luh! adalah ungkapan anak-anak Minangkabau di dalam sebuah permainan. Ungkapan tersebut bertujuan untuk meminta jeda sejenak bisa jadi karena kelelahan, haus, kaki kesem
Nagari Pandai Sikek terkenal dengan kerajinan songket yang sangat diminati oleh wisatawan terutama wisatawan asing dan wisatawan dari luar Sumatra Barat. Nagari ini terletak di kak
Kota Bukittinggi adalah kota yang dikenal sebagai kota wisata. Ada banyak pilihan tempat yang bisa dihabiskan bersama keluarga. Ada kebun binatang Kinantan, Jam Gadang, Ngarai Sian