Ritual Tubuh, Teror Kota, dan Horor Domestik
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman Sabtu, 15 Maret 2025 Bioskop Taman berkolaborasi dengan Cinema Darurat memutarkan tiga film pendek dengan tema horor. Tiga film pendek diputar,
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman Sabtu, 15 Maret 2025

Bioskop Taman berkolaborasi dengan Cinema Darurat memutarkan tiga film pendek dengan tema horor. Tiga film pendek diputar, masing-masing menghadirkan horor dengan gaya dan lapisan berbeda, membuat ruang imajinasi gelap yang hiruk-pikuk.
Bangkai Nafsu (2025, sutradara Woyzeck) membuka jalannya pemutaran dengan atmosfer mistis dan disturbing. Film ini mendorong penonton menembus batas tabu, menyaksikan obsesi Thea dan Juna terhadap pembusukan tubuh sebagai ritual kawin dengan iblis. Imaji yang ditawarkan tidak hanya menghadirkan horor visual, tapi juga menyusup sebagai pertanyaan tentang hasrat, tubuh, dan larangan. Dilanjutkan dengan Mama Minta Hotspot (2024, sutradara Azzam Firullah), yang dengan jenaka sekaligus mencekam membongkar urban legend Depok. Permainan antara dokumenter dan horor menjebak penonton dalam lapisan meta—apakah ini film, atau rekaman nyata? Teror muncul justru ketika kamera tidak lagi mampu menjadi pelindung. Pemutaran ditutup dengan Villa Kematian (2020, sutradara Rama Deranau). Horor klasik yang menempatkan dua perempuan di villa terpencil ini mengembalikan kita pada formula teror ruang domestik dan sosok predator.

Meski mengandalkan pola yang akrab, film ini tetap memicu ketegangan dengan ketukan tempo yang pas dan tokoh Reva yang penuh ambiguitas. Diskusi selepas pemutaran berlangsung hangat. Penonton membicarakan perbedaan cara masing-masing sutradara menggarap horor: dari tubuh sebagai ritual, horor urban-jenaka, hingga teror ruang dan relasi kuasa. Yang menarik, ketiga film tidak sekadar menghadirkan ketakutan, melainkan juga membuka kemungkinan bagi horor sebagai refleksi sosial—tentang tubuh, kota, hingga ruang domestik.

Malam itu, Balairung Sari menjadi saksi bagaimana film horor pendek Indonesia bisa sama-sama eksperimental, menghibur, sekaligus menantang.
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman Sabtu, 15 Maret 2025 Bioskop Taman berkolaborasi dengan Cinema Darurat memutarkan tiga film pendek dengan tema horor. Tiga film pendek diputar,
Catatan Pemutaran Film Bioskop Taman 08 maret 2025 Pada 8 Maret, Bioskop Taman menghadirkan dua film karya Agung Jakarsih, The Fish That Lives in Water (2024) dan Beungkeleukeun
Catatan Pemutaran Film Paper & Glue – Bioskop Taman Film dokumenter Paper & Glue karya seniman Prancis JR membuka dengan sebuah aksi seni yang epik—membentangkan po
Dinamika Pedagang Pasar Atas Bukittinggi hingga Lesunya Aktivitas Pasar Sejak Pembangunan Baru Jantung Kota. Di hari pertama menginjakan kaki di kampung halaman, beberapa teman yan
DI era 1990-an, kita belum mengenal permainan modern seperti Playstation, online game, internet, dan komputer. Anak-anak juga belum mengenal ponsel, apalagi smartphone. Televisi pu
Andaikan seseorang meminta saya membangun jembatan atau membuat tiang jemuran, bisa dipastikan tak butuh waktu lama bagi saya untuk menolaknya sebab saya tidak tertarik sama sekali
Manas ciek luh! adalah ungkapan anak-anak Minangkabau di dalam sebuah permainan. Ungkapan tersebut bertujuan untuk meminta jeda sejenak bisa jadi karena kelelahan, haus, kaki kesem
Nagari Pandai Sikek terkenal dengan kerajinan songket yang sangat diminati oleh wisatawan terutama wisatawan asing dan wisatawan dari luar Sumatra Barat. Nagari ini terletak di kak
Kota Bukittinggi adalah kota yang dikenal sebagai kota wisata. Ada banyak pilihan tempat yang bisa dihabiskan bersama keluarga. Ada kebun binatang Kinantan, Jam Gadang, Ngarai Sian